Majalah Duit

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Tips dan Solusi Tips dan Solusi Strategi Mengalahkan Pesaing pada Bisnis Apotek

Strategi Mengalahkan Pesaing pada Bisnis Apotek

E-mail Cetak PDF
Kami mengusahakan toko obat di sebuah kompleks perumahan. Selama ini kami dapat dikatakan menguasai pangsa pasar perumahan tersebut karena lokasi kami persis di dekat pintu masuk kompleks. Tapi beberapa minggu lagi akan ada apotek baru yang buka. Kami ingin menanyakan bagaimana kami bersaing? Apa kami perlu membuat diferensiasi layanan? Dapat bapak sarankan seperti apa?

Lidya
Bekasi

Jawaban Freddy Rangkuti
   
Prinsip dasar dalam memenangkan persaingan bisnis apotek adalah “be difference”, kalau tidak bisa berbeda sebaiknya “mati aja”. Usakah membuat perbedaan yang sulit ditiru oleh pesaing kita. Beruntung Anda menjadi pemain pertama yang membuka apotek di wilayah ini. Untuk itu manfaatkan popularitas nama dan keberadaan apotek di lokasi ini secara maksimal. Caranya adalah dengan tetap memasang spanduk, dan menyebarkan brosur ke setiap rumah dalam lingkungan Anda. Isi brosur tersebut sebaiknya didesain secara menarik dengan mencantumkan perbandingan harga obat yang dapat menciptakan persepsi harga murah, persediaan obat lengkap serta pelayanan yang ramah.

Saya menyarankan Anda segera membuka tempat praktek dokter bersama disamping apotek yang Anda miliki, sebelum didahului oleh pesaing yang akan muncul. Keunggulan praktek bersama dan apotek akan menciptakan sinergi yang sangat luar biasa, karena bisnis ini akan saling melengkapi. Untuk menghindari antrean yang panjang bagi pelanggan yang akan menebus obat, sebaiknya sejak dini Apotek Anda tersebut memperbaiki sistem antrian dengan menggunakan nomor antrian yang dapat terlihat secara jelas menggunakan layar monitor, menyediakan ruang tunggu yang nyaman serta membuat food court (bekerjasama dengan para pedagang) yang bersih dan rapih.

Sistem antrian yang cepat dan kelengkapan persediaan obat, merupakan daya tarik tersendiri. Untuk itu usahakan membuat sistem pencatatan resep melalui komputer di tempat periksa dokter yang link ke apotek, sehingga pada waktu pasien selesai diperiksa, ia dapat langsung mengambil obatnya di apotek Anda.

Agar dapat menjadi nomor satu, Anda dapat juga menyediakan fasilitas klinik kesehatan keluarga dan fitness center, sehingga akan meningkatkan jumlah trafik pelanggan yang datang ke tempat Anda.

Tujuan yang paling terpenting adalah tidak mengejar keuntungan yang besar dalam jangka pendek, tetapi meningkatkan jumlah pelanggan dan menjadikan pelanggan setia, sehingga apabila pelanggan tersebut puas, ia akan menjadi duta dan akan menyebarkan word of mouth kepada calon pelanggan lainnya.

Kegiatan database pelanggan juga perlu dikembangkan. Lakukan kerjasama dengan banyak perusahaan, sehingga perusahaan yang memeriksakan karyawannya mendapat diskon atau asuransi kesehatan dengan pelayanan yang ramah dan cepat.

Bisnis apotek dan kesehatan tidak dapat diprediksi kapan datangnya, untuk itu apotek Anda dan fasilitasnya, wajib buka 24 jam, bahkan pemesanan obat, pemesanan konsultasi dokter harus dapat dijangkau lewat internet dan SMS.

Agar bisnis Anda tetap didukung oleh pelanggan setia, maka strategi yang perlu dipraktekkan adalah “Its not what you sell, its how you sell it”, artinya “Bukan apa yang kita jual, tetapi bagaimana kita menjualnya.
               
Bisnis jasa apotek adalah bisnis jasa kepercayaan. Berikan kepercayaan kepada pelanggan bahwa:

1. Obat yang diterima harganya lebih murah dibandingkan dengan pesaing.
2. Memiliki kelengkapan obat dan persediaan yang cukup.
3. Memiliki ketepatan yang tinggi atau tidak pernah terjadi salah tulis resep.
4. Memiliki kecepatan yang tinggi atau tidak ada antrian.
5. Memiliki pelayanan yang super ramah
6. Jaminan aftersales service, artinya perhatian kepada pelanggan bahwa mereka diingatkan dengan tata cara minum obat yang benar, kapan saat minum obat dan apakah ada keluhan lain setelah minum obat dan sebagainya.

Satu lagi prinsip dalam bisnis apotek: “Jangan sampai menolak resep, karena obat tidak tersedia”. Karena, kalau hal ini sampai terjadi, pelanggan akan kecewa dan ANDA AKAN KEHILANGAN PENJUALAN.

(Dr. Freddy Rangkuti (www.fraimarketing.com) MD Frai Marketing, Instruktur In-House Training di berbagai Perusahaan, penulis lebih dari 15 buku Manajemen dan Marketing, Dosen Program Doktor Manajemen IBII)

 

Add your comment

Your name:
Your email:
Comment:
Iklan Horizontal