Majalah Duit

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Tips dan Solusi Tips dan Solusi Display Restoran: Belajar dari Jepang

Display Restoran: Belajar dari Jepang

E-mail Cetak PDF
Di Indonesia kalau mau tahu harga makanan per porsi di sebuah restoran kita harus masuk dulu dan duduk di meja. Harga akan segera ketahuan ketika seorang pelayan menyodori daftar menu. Lalu kita terbelalak ketika harganya tak seperti yang diduga.

Ini pun masih terjadi ketika kita makan di warung makan. Selama makan kita bisa jadi tak tenang karena sibuk menebak-nebak berapa kira-kira biaya yang harus kita bayar. Ujung-ujungnya kita sering terbelalak ketika perut baru kenyang. Atau ngedumel karena merasa terjebak.

Di Jepang, sebelum masuk ke restoran orang sudah tahu berapa harga seporsi makanan yang membuat kita punya kesempatan mengukur kantong kita. Di Tokyo, di kota yang serba mahal itu, restoran di sepanjang jalan atau stasiun memiliki etalase di depannya yang memamerkan porsi-porsi makanan dalam piring dengan warna sesuai aslinya –imitasi dari plastik yang dibuat sedemikian mirip dan disebut dummy-- plus harga yang harus kita bayar. Sehingga dari luar saja kita sudah bisa mengukur kantong kita dan selera kita. (Den Setiawan, Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya )
 

Add your comment

Your name:
Your email:
Comment:
Iklan Horizontal